Dari Viral ke Mural: Perjalanan Inspiratif Julian Hawel Bersama Marimas
Kami ingin berbagi kisah inspiratif tentang kolaborasi mural yang baru saja kami rampungkan. Kolaborasi ini melibatkan tiga sosok istimewa: Bapak Harjanto Halim (CEO Marimas), Willie Salim (Chief Happiness Officer Marimas), dan Julian Hawel, seorang pelajar berbakat asal Bengkulu yang memiliki kisah unik. Mural ini bukan hanya sekadar lukisan dinding semata, tapi sebuah simbol semangat, kolaborasi, dan kebahagiaan dalam berkarya.
Awal Mula Pertemuan dengan Julian Hawel

Kisah ini berawal dari sebuah kejadian viral di Bengkulu. Saat Willie Salim mengadakan acara di sana, Julian, seorang siswa SMAN 3 Bengkulu, melukis potret Willie. Sayangnya, lukisan itu dibawa oleh orang lain dan Willie memberikan hadiah iPhone kepada orang tersebut tanpa mengetahui bahwa Julian adalah pelukis aslinya. Kami di Marimas sangat tersentuh dengan kisah ini. Di satu sisi, kami melihat bakat luar biasa dari Julian. Di sisi lain, kami juga merasakan bagaimana kekecewaan bisa menjadi cambuk untuk terus maju.
Bapak Harjanto Halim, CEO Marimas, adalah sosok yang sangat peduli dengan talenta muda. Beliau langsung menghubungi Julian dan mengundangnya untuk datang ke kantor pusat Marimas di Semarang. Tujuannya jelas, Marimas ingin memberikan kesempatan kepada Julian untuk mengembangkan bakatnya dan menjadikannya bagian dari perayaan ulang tahun Marimas yang ke-30. Selain itu, Marimas juga ingin memberikan motivasi kepada Julian, apalagi Willie Salim yang menjadi idolanya juga merupakan bagian dari keluarga besar Marimas.
Mural 6×6 Meter: Simbol Semangat Antar Generasi dan Pesta Buah Marimas

Julian tidak datang sendiri. Ia didampingi oleh guru seni dan beberapa temannya dari Bengkulu. Bersama-sama, mereka menciptakan mural berukuran 6×6 meter yang sangat indah dan bermakna. Mural ini menggambarkan Bapak Harjanto Halim, Willie Salim, dan Julian sendiri sedang bersama-sama membuat minuman Marimas berukuran raksasa. Konsep ini melambangkan kolaborasi erat antara generasi yang berbeda dalam menciptakan sesuatu yang besar dan bermanfaat.
Tema pesta buah yang ceria juga sangat relevan dengan identitas Marimas. Selama 30 tahun, Marimas telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia dengan berbagai pilihan rasa buah yang menyegarkan. Mural ini adalah wujud syukur kami atas dukungan yang tak pernah berhenti dari para pelanggan setia.
Lebih dari itu, mural ini juga mengandung pesan tentang pentingnya menghargai hak cipta. Pengalaman Julian sebelumnya mengajarkan kita semua bahwa setiap karya seni memiliki nilai dan perlu dilindungi. Kami berharap, dengan adanya mural ini, semakin banyak anak muda yang terinspirasi untuk terus berkarya dan tidak takut untuk menunjukkan identitas mereka melalui karya seni.
Bersama Julian Hawel, Marimas Perkuat Komitmen Dukung Talenta Muda

Kolaborasi dengan Julian Hawel adalah salah satu wujud komitmen kami untuk terus mendukung talenta muda Indonesia. Kami percaya, dengan memberikan kesempatan dan dukungan yang tepat, anak-anak muda Indonesia bisa meraih mimpi mereka dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa.
Kami sangat bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan Julian. Kami berharap, kisah ini bisa menginspirasi banyak orang untuk tidak pernah menyerah pada keadaan dan terus mengembangkan potensi diri. Bagi kami, Marimas bukan hanya sekadar minuman, tapi juga sebuah wadah untuk berbagi kebahagiaan dan inspirasi.